PENARI
Mungkin
dirimu tak seelok pelangi
Mungkin
pula tak sindah bunga mawar ditaman
Gemulai
tubuhmu meliuk bagai kupu-kupu surgawi
Senyummu seakan menghujam hati setiap mata memandang
Kadang
terbesit dihati
Engkau
adalah jelmaan bidadari
Yang
hadir dengan sentuhan mempesona
Teriring
gemercing gelang kakimu yang indah
Alunan
suara gendang dan seruling
Begitu
rancak mengiring setiap liuk tubuhmu
Semakin
tak ingin kuhenti menatap
Penari,
tetaplah menjadi bidadari
Yang
sesalu mempesona hati
Karena
kehadiranmu
Selalu
dinanti setiap insani
Bondowoso, 01
Agustus 2020
.


Comments
Post a Comment